Hubungan Frekuensi Konsumsi Pangan dengan Kejadian Obesitas pada Ibu yang Memiliki Balita di Indonesia
, dan luaran yang ditargetkan
Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang terus
meningkat di Indonesia dan menjadi faktor risiko berbagai penyakit tidak menular,
seperti diabetes melitus tipe 2, hipertensi, penyakit kardiovaskular, dan beberapa jenis
kanker (1). Peningkatan prevalensi obesitas pada ibu yang memiliki balita menjadi
perhatian karena kelompok ini berperan penting dalam menentukan pola konsumsi
pangan keluarga serta membentuk kebiasaan makan anak sejak usia dini (2).
Frekuensi konsumsi pangan merupakan salah satu faktor yang berhubungan
dengan kejadian obesitas (3). Konsumsi pangan tinggi gula, garam, dan lemak serta
rendahnya konsumsi sayur dan buah dapat menyebabkan ketidakseimbangan energi
yang berujung pada peningkatan berat badan (1). Namun, bukti mengenai hubungan
frekuensi konsumsi berbagai kelompok pangan dengan kejadian obesitas pada ibu yang
memiliki balita di Indonesia masih terbatas, terutama berdasarkan data survei nasional
terbaru.
Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan frekuensi konsumsi pangan
dengan kejadian obesitas pada ibu yang memiliki balita menggunakan data Survei
Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023. Penelitian menggunakan desain cross-sectional
melalui analisis data sekunder dengan pendekatan Complex Sample Analysis yang
mempertimbangkan sampling weight, strata, dan primary sampling unit (PSU) (4).
Analisis meliputi univariat, bivariat menggunakan Complex Samples Rao–Scott ChiSquare, dan multivariat menggunakan Complex Samples Logistic Regression.
Penelitian ini merupakan tahap awal roadmap penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat yang berfokus pada pencegahan obesitas pada ibu yang memiliki balita.
Hasil penelitian akan menjadi dasar pengumpulan data primer di Kecamatan
Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, untuk memvalidasi temuan nasional serta
mengembangkan intervensi edukasi gizi berbasis keluarga dan komunitas. Luaran yang
ditargetkan meliputi artikel ilmiah, publikasi seminar, rekomendasi kebijakan, serta
program pengabdian kepada masyarakat.
Penelitian ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),
terutama Tujuan 3 (Good Health and Well-Being) melalui upaya pencegahan penyakit
tidak menular, Tujuan 2 (Zero Hunger) melalui peningkatan kualitas konsumsi pangan
dan pencegahan malnutrisi, serta Tujuan 17 (Partnerships for the Goals) melalui
kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan
masyarakat dalam mengembangkan program pencegahan obesitas berbasis bukti
Detail Information
Citation
Zulhadiman, S.Gz., Dietisien., M.Gz.. (2026).
Hubungan Frekuensi Konsumsi Pangan dengan Kejadian Obesitas pada Ibu yang Memiliki Balita di Indonesia(Publish).Bekasi:Prodi S1 Gizi STIKes Mitra Keluarga
Zulhadiman, S.Gz., Dietisien., M.Gz..
Hubungan Frekuensi Konsumsi Pangan dengan Kejadian Obesitas pada Ibu yang Memiliki Balita di Indonesia(Publish).Bekasi:Prodi S1 Gizi STIKes Mitra Keluarga,2026.Laporan Penelitian Dosen
Zulhadiman, S.Gz., Dietisien., M.Gz..
Hubungan Frekuensi Konsumsi Pangan dengan Kejadian Obesitas pada Ibu yang Memiliki Balita di Indonesia(Publish).Bekasi:Prodi S1 Gizi STIKes Mitra Keluarga,2026.Laporan Penelitian Dosen
Zulhadiman, S.Gz., Dietisien., M.Gz..
Hubungan Frekuensi Konsumsi Pangan dengan Kejadian Obesitas pada Ibu yang Memiliki Balita di Indonesia(Publish).Bekasi:Prodi S1 Gizi STIKes Mitra Keluarga,2026.Laporan Penelitian Dosen