<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1252">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Buku - Bunga rampai gangguan reproduksi pada pria dan wanita]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ns. Elfrida Simamora, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.M.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Bekasi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Prodi S1 Keperawataan STIKes Mitra Keluarga]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Publikasi Dosen]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Sistem reproduksi pada manusia dapat mengalami gangguan, yang bisa 
disebabkan oleh adanya penyakit dan juga kelainan. Gangguan pada sistem 
reproduksi tentu saja bisa menyerang siapa saja, baik itu wanita maupun pria. 
Konteks yang positif, kesehatan reproduksi tidak hanya berarti terbebas dari 
penyakit atau gangguan selama proses reproduksi,tetapi kondisi ketika proses 
reproduksi tercapai dalam situasi kesehatan fisik, mental, dan sosial yang 
sempurna. Ini berarti bahwa manusia mempunyai kemampuan untuk 
bereproduksi, wanita dapat melalui masa kehamilan dan persalinan dengan 
aman, dan reproduksi memberi hasil yang positif juga yaitu bayi dapat hidup 
dan tumbuh dengan sehat. Pengertian ini juga mempunyai implikasi bahwa 
manusia dapat mengatur fertilitas mereka tanpa risiko mengalami gangguan
kesehatan dan dapat mengalami seks yang aman (Armini, 2019).
Problem kesehatan reproduksi biasanya dikarenakan banyak faktor. Faktor 
yang bersifat internal terkait dengan persoalan pemahaman mengenai 
kesehatan reproduksi. Faktor yang bersifat ekternal bisanya merupakan faktor 
yang berhubungan dengan hal yang berada di luar kemampuan diri seperti 
lingkungan, pergaulanan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, 
dan lain-lain. Pemahaman mengenai kesehatan reproduksi menyumbangkan 
begitu besar kontribusi persoalan-persoalan reproduksi. Pria dan perempuan 
dengan pemahaman tentu mengarahkan dirinya untuk menghindari resiko dan 
dampak negatif bagi diri, keluarga, dan lingkungannya.
Jenis gangguan reproduksi pria antara lain Ejakulasi dini, Disfungsi ereksi, 
Varikokel, Balanitis, Penyakit peyronie, Hidrokel, Hipogonadisme dan Prostatitis. 
Sedangkan jenis gangguan reproduksi wanita yaitu gangguan menstruasi, 
Hipertensi, infeksi Menular Seksual (IMS), Endometriosis, Polikistik Ovarium 
Syndrome (PCOS), Kanker Reproduksi., Sindrom Menopause Dini, Vulvovaginitis, 
Infertilitas Wanita, Kista ovarium.
Di Indonesia terdapat sejumlah penyakit ginekologi serta gangguan pada 
kesehatan reproduksi perempuan yaitu kanker rahim 35%, kanker serviks 52%, 
kandidiasis 5%, kemandulan 20%, serta keputihan 15%. Insiden infeksi saluran 
reproduksi (ISR) paling atas di dunia ialah di antara umur remaja 35% hingga 
42% serta orang dewasa 27% hingga 33%. Infeksi pada saluran reproduksi remaja yakni, candidiasis (25%-50%), vaginosis bekterial (20%-40%), dan 
trikomoniasis (5%- 15%) (Sari & Badar, 2019; Lutfiani dkk, 2023).</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[infertilitas]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Menstruasi, Haid]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[INFEKSI SEKSUAL]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[PUB 222 2024]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga Koleksi Referensi Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[PUB 222 2024]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[PUB222Q]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Gedung STIKes Mitra Keluarga]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[PUB 222 2024]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2262" url="" path="/GANGGUAN REPRODUKSI PRIA DAN WANITA.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Buku - Bunga rampai gangguan reproduksi pada pria dan wanita]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[BUNGA_RAMPAI_GANGGUAN_REPRODUKSI_PADA_PRIA_DAN_WANITA.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1252]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-11-22 09:47:30]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-11-22 09:48:04]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>