ABSTRAK
Pendahuluan: Sabun merupakan senyawa natrium yang berasal dari asam lemak dan digunakan
sebagai agen pembersih untuk tubuh. Produk sabun padat berbasis minyak atsiri perlu
dikembangkan dan diinovasikan dengan kombinasi minyak atsiri yang belum pernah diteliti
sebelumnya. Minyak atsiri yang berpotensi sebagai antibakteri bahan aktif sabun padat adalah jeruk
nipis dan daun kemangi. Tujuan: Mengetahui formulasi dan evaluasi fisik sediaan sabun padat
kombinasi minyak atsiri jeruk nipis dan jeruk manis dengan variasi konsentrasi (%) F1 1:1, F2 2:2,
dan F3 3:3. Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimental dan obervasional
laboratorium. Formula sediaan sabun padat terdiri dari VCO, NaOH, asam stearat, asam sitrat,
gliserin, SLS, NaCl, aquadest, dan kombinasi minyak atsiri jeruk nipis dan daun kemangi dengan
formula (%) F1 1:1, F2 2:2, dan F3 3:3. Evaluasi mencakup sembilan uji organoleptis, pH, kadar
air, homogenitas, alkali bebas, tinggi busa, asam lemak bebas, hedonik, dan iritasi. Analisis data
menggunakan uji deskriptif dan komparatif. Hasil: Hasil menunjukkan pada formula F1, F2, dan F3
memiliki rata-rata nilai pH 10,56; 10, 52; 10,45. Kadar air menunjukkan rata-rata nilai tiap formula
yaitu 10,87; 18,61; 16. Tinggi busa dengan rata-rata nilai 9,50; 8,50; 7,66. Alkali bebas dengan rata-
rata nilai 0,06; 0,05; 0,04. Asam lemak bebas dengan rata-rata nilai 1,33; 0,72; 0,85. Hasil uji iritasi
menunjukkan tidak menyebabkan iritasi pada kulit. Uji hedonik dengan hasil Formula F3 yang
paling disukai panelis. Hasil uji One-way ANOVA didapatkan nilai Sig. untuk uji pH 0,81 > 0,05,
alkali bebas 0,70 > 0,05, asam lemak bebas 0,26 > 0,05. Hasil uji Wilcoxon pada uji kadar air
didapatkan 0,008 > 0,05. Kesimpulan: Formula F3 paling disukai oleh panelis dan ketiga formula tidak
menimbulkan iritasi. Kombinasi minyak atsiri jeruk nipis dan daun kemangi dengan variasi konsentrasi F1, F2,
dan F3 dapat diformulasikan dengan baik dan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).
Berdasarkan analisisstatistik terdapat pengaruh secara signifikan kombinasi minyak atsiri jeruk nipis
dan minyak atsiri daun kemangi dengan konsentrasi (%) F1 1:1, F2 2:2, dan F3 3:3 terhadap rata-
rata nilai kadar air.
Kata kunci: Daun kemangi (Ocimum basilicum), evaluasi fisik, jeruk nipis (Citrus aurantifolia),
minyak atsiri, sabun padat