ABSTRAK
Pendahuluan: Minyak atsiri merupakan senyawa bioaktif yang bernilai tinggi, namun
pemanfaatannya di Indonesia masih terbatas karena sebagian besar diekspor dalam bentuk mentah.
Salah satu pengembangan dibidang farmasi adalah memformulasikan sabun padat antibakteri
berbahan minyak atsiri jeruk lemon dan jeruk nipis. Tujuan: mengetahui formulasi dan evaluasi
fisik sediaan sabun padat kombinasi minyak atsiri jeruk lemon dan jeruk nipis dengan variasi
konsentrasi formulasi F1% (1:1), F2% (2:2), dan F3% (3:3). Metode: Jenis penelitian kuantitatif
dengan desain penelitian eksperimental dan observasional laboratorium. Komposisi formulasi
terdiri dari kombinasi minyak atsiri jeruk lemon dan jeruk nipis, VCO, asam stearat, NaOH,
gliserin, SLS, NaCl, asam sitrat, serta aquadest. Variasi konsentrasi dilakukan pada minyak atsiri
jeruk lemon dan jeruk nipis dengan perbandingan F1% (1:1), F2% (2:2), dan F3% (3:3). Prosedur
pengujian meliputi organoleptis, homogenitas, pH, kadar air, tinggi busa, alkali bebas, asam lemak
bebas, hedonik, dan iritasi. Data dianalisis secara deskriptif dan komparatif menggunakan One-
way ANOVA. Hasil: Sediaan sabun memiliki bentuk fisik padat; memiliki warna putih hingga
kuning; beraroma khas; dan homogen. Hasil uji nilai rata-rata F1, F2, dan F3, yaitu nilai pH 9,94
± 0,05; 9,83 ± 0,05; 9,72 ± 0,05. Kadar air 16,42% ± 0,98; 16,68% ± 1,24; 17,57% ± 1,17. Tinggi
busa 11,50 cm ± 0,50. Alkali bebas 0,064% ± 0,013; 0,048% ± 0,010; 0,042% ± 0,009. Asam
lemak bebas 1,669% ± 0,309; 1,813% ± 0,201; 1,907% ± 0,363. Hasil signifikansi One-Way
ANOVA nilai rata-rata pH 0,006 < 0,05; kadar air 0,476 > 0,05; alkali bebas 0,090 > 0,05; asam
lemak bebas 0,901 > 0,05. Secara keseluruhan, sebanyak 50 responden menyukai F3 dan tidak
menyebabkan iritasi. Kesimpulan: Kombinasi minyak atsiri jeruk lemon dan jeruk nipis dapat
diformulasikan sebagai sabun padat yang memenuhi kriteria mutu. Analisis statistik menunjukkan
bahwa nilai rata-rata pH variasi konsentrasi kombinasi minyak atsiri jeruk lemon dan jeruk nipis
berpotensi mempengaruhi stabilitas pH.
Kata kunci: Formulasi, jeruk lemon (Citrus limon L.), jeruk nipis (Citrus aurantifolia), minyak atsiri, sabun padat.