STUDI ETNOFARMASI PEMANFAATAN MADU HUTAN DAN TANAMAN OBAT OLEH SUKU BADUY LUAR DESA KANEKES PROVINSI BANTEN
Abstrak
Pendahuluan : studi etnofarmasi merupakan suatu ilmu yang memperlajari cara masyarakat
menggunakan obat, terutama obat tradisional pada suku tertentu. Salah satu suku di Indonesia yang
perlu diteliti karena masih melestarikan praktik etnofarmasi adalah Suku Baduy Luar, Desa
Kanekes, Provinsi Banten. Tujuan : mengetahui tingkat pengetahuan dan pemanfaatan tanaman
obat dan madu hutan oleh masyarakat Baduy Luar di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar,
Provinsi Banten. Metode : desain penelitian ini adalah observasi lapangan secara langsung. Teknik
pengambilan sampel dengan pendekatan survei, wawancara, dan dokumentasi. Analisis kuantitatif
dilakukan dengan menghitung nilai tingkat persentase pengetahuan dan pemanfaatan tanaman obat,
Use Value (UV), dan Fidelity Level (FL), persentase organ tanaman, persentase cara pemanfaatan
dan persentase tempat perolehan. Analisis data dilakukan dengan uji deskriptif kuantitatif. Hasil :
tingkat pengetahuan dan pemanfaatan memiliki persentase diatas 86,67% - 96,67%. Terdapat 3 jenis
madu hutan yang dimanfaatkan oleh masyarakat Suku Baduy Luar yaitu madu odeng, tewel, dan
nyiruan. Masyarakat Suku Baduy Luar memanfaatkan 77 jenis tanaman obat. Jenis dengan
persentase penggunaan tertinggi adalah Lajagowah/Lengkuas Hutan (Alpinia malaccencis) sebesar
56%, dengan nilai UV tertinggi sebesar 0,56. Nilai FL tertinggi diperoleh oleh Kanyere (Bridelia
monoica) sebesar 26,6% untuk pengobatan sakit kepala. Organ tanaman yang dimanfaatkan meliputi
daun (49,42%), batang (23,35%), rimpang (10,51%), akar (10,51%), buah (5,45%), dan bunga
(0,78%). Cara pemanfaatan meliputi direbus (32,67%), diremas (25,33%), ditempel/dioles
(23,33%), ditumbuk (12%), dan tanpa pengolahan (6,67%). Tanaman diperoleh dari alam liar (95%)
dan dari budidaya (5%). Kesimpulan : tingkat pengetahuan masyarakat Baduy Luar terhadap
pemanfaatan tanaman obat dan madu hutan tergolong tinggi dengan persentase 86,67% - 96,67%.
Kata kunci : Etnofarmasi, Madu Hutan, Tingkat Pengetahuan, Suku Baduy Luar, Tanaman Obat.
Detail Information
Citation
Henry Siswantoro. (2025).
STUDI ETNOFARMASI PEMANFAATAN MADU HUTAN DAN TANAMAN OBAT OLEH SUKU BADUY LUAR DESA KANEKES PROVINSI BANTEN(Publish).Bekasi:Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga
Henry Siswantoro.
STUDI ETNOFARMASI PEMANFAATAN MADU HUTAN DAN TANAMAN OBAT OLEH SUKU BADUY LUAR DESA KANEKES PROVINSI BANTEN(Publish).Bekasi:Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga,2025.Skripsi S1 Farmasi
Henry Siswantoro.
STUDI ETNOFARMASI PEMANFAATAN MADU HUTAN DAN TANAMAN OBAT OLEH SUKU BADUY LUAR DESA KANEKES PROVINSI BANTEN(Publish).Bekasi:Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga,2025.Skripsi S1 Farmasi
Henry Siswantoro.
STUDI ETNOFARMASI PEMANFAATAN MADU HUTAN DAN TANAMAN OBAT OLEH SUKU BADUY LUAR DESA KANEKES PROVINSI BANTEN(Publish).Bekasi:Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga,2025.Skripsi S1 Farmasi