PENGARUH VARIASI TEMPERATUR SANGRAI TERHADAP KADAR KAFEIN PADA BIJI KOPI ARABIKA DENGAN METODE ANALISIS KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI (KCKT)
Abstrak
Pendahuluan: Kafein merupakan salah satu senyawa dalam kopi yang banyak dikonsumsi, namun
dapat menimbukan efek negatif seperti gangguan tidur dan peningkatan tekanan darah. Analisis
kadar kafein dapat dilakukan untuk mendukung dekafeinasi dengan metode KCKT. Tujuan:
Mengetahui pengaruh variasi suhu sangrai terhadap kadar kafein pada biji kopi arabika. Metode:
Desain penelitian ini yaitu, observasional laboratorium dan eksperimental. Prosedur penelitian
dilakukan dengan menyangrai biji kopi pada suhu 190oC, 220oC, dan 240oC selama 15 menit.
Analisis kadar kafein menggunakan metode KCKT dengan kolom C18, fase gerak metanol:aquades
(25:75), laju alir 1 mL/menit, volume injeksi 20 μL, dan panjang gelombang 273 nm. Uji kualitatif
kafein menggunakan metode parry ditandai dengan perubahan warna hijau yang mengindikasi
adanya kafein. Hasil kadar kafein dianalisis secara komparatif menggunakan uji ANOVA dengan
nilai signifikansi p<0,05. Hasil: Kadar air pada sampel green bean (tidak disangrai), suhu sangrai
190oC, 220oC, dan 240oC berturut-turut 8,42%, 2,57%, 2,22% dan 1,79%. Nilai signifikansi p=0,00
(p<0,05) atau terdapat pengaruh variasi suhu terhadap nilai rata-rata kadar air secara nyata pada kopi
arabika. Penetapan kadar kafein dilakukan menggunakan metode yang sudah berhasil diverifikasi
dengan parameter selektivitas, LOD, LOQ, akurasi, dan presisi. Analisis kadar kafein pada sampel
green bean, suhu sangrai 190oC, 220oC, dan 240oC berturut-turut 0,0079%b/b, 0,0108%b/b,
0,0101%b/b, 0,0089%b/b. Nilai signifikansi p=0,018 (p<0,05) atau terdapat pengaruh variasi suhu
sangrai terhadap nilai rata-rata kadar kafein secara nyata pada kopi arabika. Kesimpulan : tingginya
suhu sangrai menyebabkan penurunan kadar kafein, yang ditunjukkan adanya pengaruh variasi suhu
sangrai terhadap rata-rata kadar kafein secara nyata pada kopi arabika.
Kata kunci : Biji kopi arabika, kafein, dekafeinasi, Kromatografi Cair Kinerja Tinggi, verifikasi
metode
Detail Information
Citation
Ummi Kulsum. (2025).
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR SANGRAI TERHADAP KADAR KAFEIN PADA BIJI KOPI ARABIKA DENGAN METODE ANALISIS KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI (KCKT)(Publish).Bekasi:Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga
Ummi Kulsum.
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR SANGRAI TERHADAP KADAR KAFEIN PADA BIJI KOPI ARABIKA DENGAN METODE ANALISIS KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI (KCKT)(Publish).Bekasi:Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga,2025.Skripsi S1 Farmasi
Ummi Kulsum.
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR SANGRAI TERHADAP KADAR KAFEIN PADA BIJI KOPI ARABIKA DENGAN METODE ANALISIS KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI (KCKT)(Publish).Bekasi:Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga,2025.Skripsi S1 Farmasi
Ummi Kulsum.
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR SANGRAI TERHADAP KADAR KAFEIN PADA BIJI KOPI ARABIKA DENGAN METODE ANALISIS KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI (KCKT)(Publish).Bekasi:Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga,2025.Skripsi S1 Farmasi