Abstrak
Pendahuluan : Prevalensi infeksi kulit di Indonesia berkisar antara 4,60% hingga 12,95%. Bakteri yang
sering menyebabkan infeksi kulit antara lain S. aureus, S. epidermidis, dan P. acnes. Salah satu upaya
pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan mencari bahan alam yang berpotensi sebagai
antibakteri. Bahan alam yang diketahui memiliki khasiat antibakteri adalah minyak atsiri daun jeruk
nipis (Citrus aurantifolia) dan daun kemangi (Ocimum sanctum L). Tujuan : Untuk mengetahui
pengaruh dosis tunggal dan kombinasi minyak atsiri daun kemangi dan daun jeruk nipis konsentrasi 5%
(v/v), 10% (v/v), 15% (v/v), 20% (v/v) dan 25% (v/v). Metode : Desain penelitian ini adalah
eksperimental. Sampel bakteri yang digunakan antara lain, S. aureus, S. epidermidis, dan P. acnes.
Kontrol positif yang digunakan yaitu Ampisilin 30 μg dan kontrol negatif yang digunakan Dimethyl
sulfoxyde (DMSO). Perlakuan menggunakan minyak atsiri daun kemangi dan daun jeruk nipis serta
kombinasinya konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20% dan 25% menggunakan metode uji Kirby baeur. Analisis
data pada penelitian ini menggunakan uji one way ANNOVA dan Friedman. Hasil : Diameter zona
hambat pemberian minyak atsiri daun kemangi terhadap bakteri S. aureus sebesar 4,6 mm, 4,6 mm, 5,0
mm, 5,3 mm, 7,3 mm ; S. epidermidis sebesar 5,0 mm, 9,0 mm, 11 mm, 11 mm, 12 mm ; P. acnes sebesar
6,3 mm, 9,3 mm, 12 mm, 15,3 mm, 16,6 mm. Minyak atsiri daun jeruk nipis terhadap bakteri S. aureus
sebesar 2,6 mm, 5,6 mm, 6,3 mm, 6,3 mm, 7,6 mm ; S. epidermidis sebesar 6,0 mm, 6,0 mm, 9,3 mm,
11,3, 13 mm ; P. acnes sebesar 10 mm, 14 mm, 16,3 mm, 19 mm, 22 mm. Kombinasi minyak atsiri
terhadap bakteri S. aureus sebesar 2,3 mm, 3,0 mm, 4,3 mm, 4,3 mm, 7,6 mm ; S. epidermidis sebesar
6,0 mm, 6,0 mm, 7,0 mm, 8,0 mm, 9,0 mm ; P. acnes sebesar 12, 6 mm, 15,6 mm, 16,6 mm, 18,0 mm,
20,3 mm Kesimpulan : Uji daya hambat tertinggi untuk dosis tunggal maupun kombinasi dihasilkan
pada bakteri P. acnes, sedangkan terendah pada bakteri S. aureus. Secara berurutan minyak atsiri yang
berpotensi menghambat bakteri dari tertinggi sampai terendah adalah kombinasi minyak atsiri, minyak
atsiri daun jeruk nipis dan minyak atsiri daun kemangi.
Kata kunci: Minyak atsiri, kirby bauer, bahan alam, bakteri, infeksi kulit