Detail Cantuman

FAKTOR RISIKO POLIFARMASI TERHADAP POTENSI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) INTERAKSI OBAT PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT X KOTA BEKASI

FAKTOR RISIKO POLIFARMASI TERHADAP POTENSI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) INTERAKSI OBAT PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT X KOTA BEKASI


Abstrak

Pendahuluan: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang ditandai oleh
hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Penatalaksanaan DM sering kali
memerlukan penggunaan banyak obat (polifarmasi), yang dapat meningkatkan risiko terjadinya
Drug Related Problems (DRPs), khususnya interaksi obat. Polifarmasi menjadi salah satu faktor
risiko utama dalam kejadian DRPs pada pasien DM. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh polifarmasi terhadap potensi terjadinya Drug Related Problems (DRPs)
interaksi obat pada pasien Diabetes Melitus. Metode: Penelitian ini menggunakan metode
observasional analitik dengan desain studi Cross-sectional, yang dilakukan di Rumah Sakit X Kota
Bekasi Periode 2023 – 2024. Data diperoleh dari rekam medis pasien, serta dianalisis untuk
menentukan hubungan antara variabel – variabel seperti usia, jenis kelamin, penyakit penyerta,
profil penggunaan obat, kejadian Drug Related Problems (DRPs) berupa interaksi obat. Hasil: Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 43 pasien (66,15%) penderita Diabetes Melitus berjenis
kelamin perempuan dan usia yang paling dominan adalah 58 – 65 tahun (44,62%). Penyakit penyerta
terbanyak adalah hipertensi yang dialami oleh 32 pasien (45,07%) dan golongan obat yang paling
sering digunakan adalah biguanide yaitu pada 33 pasien (7,30%). Sebanyak 56 pasien (86,15%)
memiliki potensi interaksi obat, dengan interaksi terbanyak adalah metformin dengan glimepiride
yaitu sebanyak 19 kasus (59,37%). Berdasarkan uji Chi-Square diperoleh nilai p-value 0,260
menunjukkan bahwa jumlah penggunaan obat pasien diabetes melitus yang mendapatkan 2 – 4 obat
dan ≥ 5 obat tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian DRPs interaksi obat.
Kesimpulan: Meskipun mayoritas pasien mengalami polifarmasi dan potensi interaksi obat, tidak
ditemukan hubungan yang signifikan secara statistik antara keduanya.

Kata Kunci: Bekasi, Diabetes melitus, Drug Related Problems, Interaksi obat, Polifarmasi


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pernyataan Tanggungjawab Salsa Tiara Putri
Pengarang Salsa Tiara Putri - Personal Name (Pengarang)
Apt. Anisa Rachmita Arianti, S.Farm, M.Farm. - Personal Name (Dosen Pembimbing 1)
Chilyati Eky Futihat - Personal Name (Ketua Penguji)
apt. Melania Perwitasari, M.Sc. - Personal Name (Penguji 1)
Edisi Publish
No. Panggil S1.FARMASI 565 2025
Subyek DIABETES MELLITUS
Klasifikasi S1.FARMASI 565 2025
Judul Seri
GMD Skripsi S1 Farmasi
Bahasa
Penerbit Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga
Tahun Terbit 2025
Tempat Terbit Bekasi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :
DIABETES MELLITUS

Citation

Salsa Tiara Putri. (2025).FAKTOR RISIKO POLIFARMASI TERHADAP POTENSI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) INTERAKSI OBAT PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT X KOTA BEKASI(Publish).Bekasi:Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga

Salsa Tiara Putri.FAKTOR RISIKO POLIFARMASI TERHADAP POTENSI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) INTERAKSI OBAT PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT X KOTA BEKASI(Publish).Bekasi:Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga,2025.Skripsi S1 Farmasi

Salsa Tiara Putri.FAKTOR RISIKO POLIFARMASI TERHADAP POTENSI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) INTERAKSI OBAT PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT X KOTA BEKASI(Publish).Bekasi:Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga,2025.Skripsi S1 Farmasi

Salsa Tiara Putri.FAKTOR RISIKO POLIFARMASI TERHADAP POTENSI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) INTERAKSI OBAT PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT X KOTA BEKASI(Publish).Bekasi:Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga,2025.Skripsi S1 Farmasi

 



Homepage Info

Welcome To REPOSITORY STIKES MITRA KELUARGA Online Public Access Catalog (OPAC). Use OPAC to search collection in our library.

Koleksi

    No Librarian data yet