HUBUNGAN FREKUENSI DAN PORSI KONSUMSI MINUMAN BERPEMANIS DENGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) SEBAGAI INDIKATOR TERJADINYA OBESITAS PADA MAHASISWA STIKES MITRA KELUARGA
ABSTRAK
Latar Belakang: Konsumsi minuman berpemanis merupakan salah satu faktor yang diduga
berkontribusi terhadap peningkatan asupan energi dan risiko terjadinya obesitas. Mahasiswa sebagai
kelompok usia dewasa awal rentang mengalami perubahan pola makan dan gaya hidup yang dapat
memengaruhi status gizi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara frekuensi
dan porsi konsumsi minuman berpemanis dengan indeks massa tubuh (IMT) pada mahasiswa
STIKes Mitra Keluarga. Metode: Desain penelitian menggunakan cross-sectional dengan
melibatkan 86 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi
dan eksklusi. Instrumen penelitian berupa kuesioner SQ-FFQ untuk mengukur frekuensi dan porsi
konsumsi SSB dan pengukuran antropometri untuk menghitung IMT. Analisis data dilakukan secara
univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan untuk meganalisis hubungan antar variabel
adalah uji korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar responden diklasifikasikan ke dalam kategori
konsumsi dengan frekuensi rendah dan porsi kecil. Sebagian besar mahasiswa memiliki IMT
normal, meskipun 44,1% berada dalam kategori risiko kelebihan berat badan dan obesitas. Tidak
ada hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi dan IMT (p = 0,352; r = −0,102) atau
antara ukuran porsi dan IMT (p = 0,378; r = −0,096). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa pada
mahasiswa STIKes Mitra Keluarga, frekuensi dan porsi konsumsi minuman berpemanis secara
statistik tidak berhubungan signifikan dengan IMT. Status gizi kemungkinan dipengaruhi oleh
berbagai faktor lain seperti pola makan secara keseluruhan, durasi tidur, dan aktivitas fisik.
Kata kunci: Minuman berpemanis, Frekuensi konsumsi, Porsi konsumsi, Indeks Massa Tubuh,
Mahasiswa.
Detail Information
Bagian
Informasi
Pernyataan Tanggungjawab
Fatchan Abdullah Albaarik
Pengarang
Ns Zulaika Harissya.,M.Kep - Personal Name (Pengarang)Fatchan Abdullah Albaarik - Personal Name (Pengarang)Ns. Yana Setiawan., M.Kep - Personal Name (Dosen Pembimbing 1)
Edisi
Publish
No. Panggil
S1.KEP 742 2026
Subyek
Klasifikasi
S1.KEP 742 2026
Judul Seri
GMD
Skripsi S1 Keperawatan
Bahasa
Penerbit
Prodi S1 Keperawataan STIKes Mitra Keluarga
Tahun Terbit
2026
Tempat Terbit
Bekasi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik
Citation
APA Style
Ns Zulaika Harissya.,M.Kep . (2026).
HUBUNGAN FREKUENSI DAN PORSI KONSUMSI MINUMAN BERPEMANIS DENGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) SEBAGAI INDIKATOR TERJADINYA OBESITAS PADA MAHASISWA STIKES MITRA KELUARGA (Publish).Bekasi:Prodi S1 Keperawataan STIKes Mitra Keluarga
Chicago Style
Ns Zulaika Harissya.,M.Kep .
HUBUNGAN FREKUENSI DAN PORSI KONSUMSI MINUMAN BERPEMANIS DENGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) SEBAGAI INDIKATOR TERJADINYA OBESITAS PADA MAHASISWA STIKES MITRA KELUARGA (Publish).Bekasi:Prodi S1 Keperawataan STIKes Mitra Keluarga,2026.Skripsi S1 Keperawatan
MLA Style
Ns Zulaika Harissya.,M.Kep .
HUBUNGAN FREKUENSI DAN PORSI KONSUMSI MINUMAN BERPEMANIS DENGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) SEBAGAI INDIKATOR TERJADINYA OBESITAS PADA MAHASISWA STIKES MITRA KELUARGA (Publish).Bekasi:Prodi S1 Keperawataan STIKes Mitra Keluarga,2026.Skripsi S1 Keperawatan
Turabian Style
Ns Zulaika Harissya.,M.Kep .
HUBUNGAN FREKUENSI DAN PORSI KONSUMSI MINUMAN BERPEMANIS DENGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) SEBAGAI INDIKATOR TERJADINYA OBESITAS PADA MAHASISWA STIKES MITRA KELUARGA (Publish).Bekasi:Prodi S1 Keperawataan STIKes Mitra Keluarga,2026.Skripsi S1 Keperawatan