Detail Cantuman

PENERAPAN TERAPI RELAKSASI NAPAS DALAM DAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TANDA DAN GEJALA RISIKO PERILAKU KEKERASAN DI RSJ X

PENERAPAN TERAPI RELAKSASI NAPAS DALAM DAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TANDA DAN GEJALA RISIKO PERILAKU KEKERASAN DI RSJ X


ABSTRAK
Latar Belakang: Risiko perilaku kekerasan merupakan salah masalah keperawatan yang sering
ditemukan pada pasien skizofrenia. Risiko perilaku kekerasan ditandai dengan ketidakmampuan
pasien untuk mengendalikan emosi sehingga dapat mencederai diri sendiri, orang lain, maupun
lingkungan. Selain terapi farmakologis yang diberikan, terapi non farmakologi seperti terapi
relaksasi napas dalam dan relaksasi otot progresif dapat diterapkan untuk membantu mengurangi
tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan. Tujuan: menganalisis penerapan terapi relaksasi napas
dalam dan relaksasi otot progresif dalam menurunkan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada dua pasien dengan masalah
keperawatan risiko perilaku kekerasan. Intervensi yang diberikan berupa tindakan keperawatan
generalis yang dikombinasi dengan terapi relaksasi napas dalam yang dilakukan selama 10 menit
dan relaksasi otot progresif selama 10 – 15 menit sesuai SOP. Kedua intervensi diberikan satu kali
sehari selama tiga hari berturut-turut. Evaluasi dilakukan menggunakan lembar observasi tanda dan
gejala risiko perilaku kekerasan yang terdiri dari 29 indikator. Hasil: Penilaian dengan
menggunakan lembar observasi yang terdiri dari 29 indikator tanda dan gejala perilaku kekerasan
menunjukkan adanya penurunan skor pada kedua pasien setelah diberikan intervensi kombinasi
relaksasi napas dalam dan relaksasi otot progresif selama tiga hari. Skor Tn. R menurun dari 17
menjadi 6, sedangkan Tn. S dari 15 menjadi 5. Kesimpulan: Penerapan terapi relaksasi napas dalam
dan terapi relaksasi otot progresif sebagai intervensi keperawatan berbasis Evidence Based Nursing
Practice menunjukkan bahwa kombinasi kedua terapi relaksasi napas dalam dan relaksasi otot
progresif dapat menurunkan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan.

Kata Kunci: Risiko perilaku kekerasan, terapi relaksasi napas dalam, terapi relaksasi otot progresif,
skizofrenia, Evidence Based Nursing Practice (EBNP)


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pernyataan Tanggungjawab Maria Ovi Mayliza
Pengarang Maria Ovi Mayliza - Personal Name (Pengarang)
Ns. Ika Juita Giyaningtyas, M.Kep., Sp.Kep.J. - Personal Name (Dosen Pembimbing 1)
Ns. Renta Sianturi, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.J - Personal Name (Ketua Penguji)
Edisi Publish
No. Panggil KIAN 206 2026
Subyek SKIZOFRENIA
Terapi relaksasi otot progresif
Evidence Based Nursing Practice (EBNP)
Risiko perilaku kekerasan
terapi relaksasi napas dalam
Klasifikasi KIAN 206 2026
Judul Seri
GMD KIAN Pendidikan Profesi Ners
Bahasa
Penerbit Prodi Profesi Ners STIKes Mitra Keluarga
Tahun Terbit 2026
Tempat Terbit Bekasi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

Maria Ovi Mayliza. (2026).PENERAPAN TERAPI RELAKSASI NAPAS DALAM DAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TANDA DAN GEJALA RISIKO PERILAKU KEKERASAN DI RSJ X(Publish).Bekasi:Prodi Profesi Ners STIKes Mitra Keluarga

Maria Ovi Mayliza.PENERAPAN TERAPI RELAKSASI NAPAS DALAM DAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TANDA DAN GEJALA RISIKO PERILAKU KEKERASAN DI RSJ X(Publish).Bekasi:Prodi Profesi Ners STIKes Mitra Keluarga,2026.KIAN Pendidikan Profesi Ners

Maria Ovi Mayliza.PENERAPAN TERAPI RELAKSASI NAPAS DALAM DAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TANDA DAN GEJALA RISIKO PERILAKU KEKERASAN DI RSJ X(Publish).Bekasi:Prodi Profesi Ners STIKes Mitra Keluarga,2026.KIAN Pendidikan Profesi Ners

Maria Ovi Mayliza.PENERAPAN TERAPI RELAKSASI NAPAS DALAM DAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TANDA DAN GEJALA RISIKO PERILAKU KEKERASAN DI RSJ X(Publish).Bekasi:Prodi Profesi Ners STIKes Mitra Keluarga,2026.KIAN Pendidikan Profesi Ners