FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN LIP BALM KOMBINASI EKSTRAK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) DAN MINYAK CALENDULA (Calendula officinalis L.)
ABSTRAK
Pendahuluan: Bibir merupakan bagian tubuh yang rentan mengalami kekeringan karena memiliki
lapisan pelindung yang tipis dan tidak memiliki kelenjar sebasea yang berfungsi menghasilkan
minyak alami. Kondisi tersebut dapat menyebabkan bibir menjadi kering, pecah-pecah, dan tidak
nyaman. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelembapan bibir adalah
penggunaan lip balm. Namun, beberapa produk lip balm yang beredar masih mengandung bahan
sintetis yang berpotensi menimbulkan iritasi apabila digunakan secara terus-menerus. Oleh karena
itu, diperlukan pengembangan sediaan lip balm berbahan alam yang aman dan mampu membantu
menjaga kelembapan bibir. Kayu secang (Caesalpinia sappan L.) dan minyak calendula (Calendula
officinalis L.) merupakan bahan alam yang dapat dimanfaatkan dalam formulasi sediaan lip balm.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi sediaan lip balm
kombinas ekstrak kayu secang dan minyak calendula. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian
eksperimental dengan pembuatan sediaan lip balm menggunakan ekstrak kayu secang konsentrasi
5%, 6%, dan 7% serta minyak calendula konsentrasi 26%. Evaluasi sediaan meliputi uji
organoleptik, pH, homogenitas, daya sebar, hedonik, dan iritasi selama 2 minggu penyimpanan.
Analisis data dilakukan secara deskriptif dan statistik komparatif (One-Way ANOVA). Hasil: Hasil
penelitian menunjukkan rendemen ekstrak kayu secang sebesar 14,41. Uji indeks bias minyak
calendula sebesar 1,473. Evaluasi sediaan lip balm F1, F2, dan F3 berbentuk semi-solid, berwarna
coklat tua, beraroma khas strawberry, serta seluruh formula homogen. Nilai pH berkisar 5,09–5,18
dan daya sebar 3,68–3,82 cm yang memenuhi persyaratan. Hasil uji One-Way ANOVA
menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada nilai pH (sig. 0,016 < 0,05), sedangkan nilai daya
sebar tidak menunjukkan perbedaan signifikan (sig. 0,169 > 0,05) antar formula. Uji hedonik
menunjukkan formula 2 paling disukai pada parameter bentuk dan aroma, dan formula 3 paling
disukai pada parameter warna. Uji iritasi menunjukkan seluruh formula tidak menimbulkan reaksi
iritasi pada 30 panelis. Kesimpulan: Ketiga formula dinyatakan memenuhi persyaratan evaluasi
fisik meliputi organoleptik, pH, homogenitas dan daya sebar selama penyimpanan 2 minggu dan
variasi konsentrasi tidak menunjukkan perbedaan signifikan pada ketiga formula dan tidak
menyebabkan iritasi pada 30 responden.
Kata kunci: kayu secang, lip balm, minyak calendula, stabilitas fisik, uji hedonik.
Detail Information
Citation
Khoerinnisa. (2026).
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN LIP BALM KOMBINASI EKSTRAK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) DAN MINYAK CALENDULA (Calendula officinalis L.)(Publish).Bekasi:Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga
Khoerinnisa.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN LIP BALM KOMBINASI EKSTRAK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) DAN MINYAK CALENDULA (Calendula officinalis L.)(Publish).Bekasi:Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga,2026.Skripsi S1 Farmasi
Khoerinnisa.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN LIP BALM KOMBINASI EKSTRAK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) DAN MINYAK CALENDULA (Calendula officinalis L.)(Publish).Bekasi:Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga,2026.Skripsi S1 Farmasi
Khoerinnisa.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN LIP BALM KOMBINASI EKSTRAK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) DAN MINYAK CALENDULA (Calendula officinalis L.)(Publish).Bekasi:Prodi S1 Farmasi STIKes Mitra Keluarga,2026.Skripsi S1 Farmasi