<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="856">
<titleInfo>
<title><![CDATA[TESIS - Interaksi Penyerapan Cs-137 Oleh Bahan Alam Lokal (Bentonit dan Kaolin) Sebagai Bahan Penyangga Pada Sistem Pembuangan Limbah Radioaktif]]></title>
</titleInfo>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Bekasi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Prodi D3 Teknologi Laboratorium Medis STIKes Mitra Keluarga]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2013]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Laporan Penelitian Dosen]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Adanya rencana introduksi pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di 
Kepulauan Bangka-Belitung diperkirakan akan menimbulkan limbah radioaktif 
dalam kuantitas yang cukup besar. Untuk mengantisipasi masalah keselamatan 
terhadap lingkungan masyarakat perlu diadakannya suatu pengkajian tentang 
keselamatan fasilitas pembuangan limbah radioaktif (PLRA) yang diharapkan 
memberikan rasa aman pada masyarakat. Salah satunya dapat diperoleh dari sifat 
bahan penyangga yang cocok untuk menghambat kemungkinan adanya migrasi 
kontaminan radioaktif dari fasilitas pembuangan ke lingkungan. Bahan penyangga 
berupa mineral alam lokal seperti bentonit dan kaolin. Kaolin termasuk mineral 
dengan struktur kristal yang berbentuk di-oktahedral mineral clay (1:1) dengan 
dua lapisan yaitu silika [SiO4] lapisan tetrahedral dan aluminium [Al2(OH)4] 
lapisan oktahedral yang terbentuk melalui proses pelapukan atau alterasi 
hidrotermal mineral aluminosilikat sedangkan bentonit merupakan mineral clay
3
yang dihasilkan dari hasil pelapukan dan reaksi hidrotermal batuan lava (vulkanik). 
Parameter yang dilakukan pada penelitian ini adalah kinetika sorpsi, kinetika desorpsi, pengaruh konsentrasi NaCl dalam larutan, pengaruh konsentrasi 
CsCl dan pengaruh karbonat dalam larutan. Hasil yang diperoleh dari radiocesium 
sorpsi dan desorpsi oleh kaolin dan bentonit telah dicapai kondisi setimbang 
setelah waktu kontak hari ke – 5 dan ke – 8, berturut - turut. Dalam kinetika sorpsi 
nilai Kd semakin meningkat sedangkan nilai Kd desorpsi semakin menurun dan 
terus konstan pada hari berikutnya. Nilai Kd yang diperoleh berkisar 1000 – 3700 
ml/g dan 300 – 1500 ml/g untuk sorpsi dan desorpsi secara berurutan masing –
masing pada konsentrasi CsCl 10-8 M. Meningkatnya pengaruh konsentrasi NaCl 
sebagai pengaruh kekuatan ion (ionic strength) larutan terhadap sorpsi Cs oleh 
kaolin dan bentonit terlihat telah menurunkan nilai Kd yang diperoleh. Hal ini
diakibatkan telah terjadinya kompetisi antara ion radiocesium dan Na di sekitar
sampel. Pengaruh konsentrasi CsCl dengan konsentrasi yang diberikan 10-8
sampai 10-4 M dapat menyebabkan nilai Kd menurun secara nyata. Hal ini 
disebabkan karena keterbatasan kapasitas serap ion Cs oleh sampel. Adanya 
peningkatan konsentrasi Cs di larutan akan menaikkan jumlah Cs yang tersisa di 
larutan yang pada akhirnya akan menurunkan koefisien distribusi dari Cs pada 
sampel. Pengaruh konsentrasi karbonat terhadap sorpsi radiocesium dalam larutan 
pada kaolin dan bentonit dapat ditunjukkan dengan nilai Kd yang semakin 
menurun dengan semakin meningkatnya konsentrasi karbonat. Hal ini disebabkan 
karena adanya pengaruh ion Na yang digunakan dalam karbonat sehingga dapat 
menurunkan nilai Kd.</note>
<classification><![CDATA[LPD 50 2013]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga Koleksi Referensi Perpustakaan STIKes Mitra Keluarga]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[LPD 50 2013]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[LPD50Q]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Gedung STIKes Mitra Keluarga]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1317" url="" path="/Tesis Elfira-1.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Tesis - Interaksi Penyerapan Cs-137 Oleh Bahan Alam Lokal (Bentonit dan Kaolin) Sebagai Bahan Penyangga Pada Sistem Pembuangan Limbah Radioaktif]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[LPD50.JPG.JPG]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[856]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-09 13:33:20]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-09 13:36:47]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>